Bukan karena membenci hadirnya, tetapi menjaga kesuciannya ...
Bukan
karena menghindari dunia, tetapi meraih syurgaNYA ...
Bukan karena lemah
untuk menghadapinya, tetapi menguatkan jiwa dari godaan syaitan yang
begitu halus dan menyelusup ...
Cukup cintai dia dari kejauhan.
Karena hadirmu tiada kan mampu menjauhkannya dari ujian ...
Karena
hadirmu hanya akan menggoyahkan iman dan ketenangan ...
Karena mungkin
saja kan membawa kelalaian hati-hati yang terjaga..
Cukup cintai dia dengan kesederhanaan.
Memupuknya hanya akan menambah penderitaan ...
Menumbuhkan harapan hanya akan memberi kebahagiaan para syaitan..
Maka cintalah dia dengan keikhlasan.
“.. boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. ALLAH mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” ( QS. Al Baqarah: 216 )
Cukup cintai dia dalam diam dari kejauhan dengan kesederhaan dan keikhlasan..
Karena tiada yang tahu rencana Allah, mungkin saja rasa ini ujian yang akan melapuk atau membeku dengan perlahan ...
Karena hati ini begitu mudah untuk
dibolak-balikkan. Serahkan rasa yang tiada sanggup dijadikan halal itu
pada Yang Memberi dan Memilikinya.. biarkan DIA yang mengatur semuanya
hingga keindahan itu datang pada waktunya ...
” Barangsiapa yang menjaga kehormatan orang lain, pasti kehormatan dirinya akan terjaga” (Umar Bin Khattab ra)
Cukup mencintainya dalam diam ...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar