JODOH ...
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Selektif Dalam Memilih Calon Pasangan
Sesungguhnya Islam
telah memerintahkan laki-laki untuk telilti dan cermat dalam memilih
calon istri, bahkan menjadikan hal tersebut sebagai suatu syarat yang
harus dipegang teguh dalam upaya membentuk keluarga yang Islami.
Demikian pula dalam hal memilih calon suami yang shalih merupakan
tanggung jawab bersama antara seorang wanita dengan walinya. Memilih
suami itu adalah hak seorang wanita, oleh karenanya ia harus cermat dan
teliti dalam memilih, dan tidak meremehkan persoalan ini.
Ummul Mu'minin Aisyah radhiallahu 'anha berkata: "Pernikahan itu adalah
perbudakan, oleh karena itu hendaklah seseorang diantara kalian
memperhatikan di tempat mana ia lepaskan anak perempuannya".
Oleh karena itu jangan sampai menikah dengan pelaku maksiat, orang
fasik, orang yang suka meninggalkan shalat, pemabuk, dan ahli bid'ah.
Atau orang yang memiliki harta yang banyak namun tidak beragama dengan
baik.
Tapi carilah orang yang baik agama dan akhlaknya,
وقد قال صلى الله عليه وسلم: " إذا جاءكم من ترضون دينه وخلقه فزوجوه إلا تفعلوه تكن فتنة في الأرض وفساد كبير" رواه الترمذي وغيره.
Nabi صلى الله عليه و سلم bersabda: "Apabila datang kepada kalian
seorang pemuda yang kalian sukai agama dan akhlaknya, maka nikahkanlah
dia dengan putri kalian. Kalau tidak, akan terjadi fitnah (bencana) dan
kerusakan yang besar di muka bumi". (HR. at-Tirmidzi).
Maka dari itu selektiflah dalam memilih pasangan hidup, jangan sampai kita menyesal untuk selama-lamanya
(Ust. Fuad Baraba)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar